Skip to content

Cara Konfigurasi IP secara statik di Ubuntu

November 23, 2009

Mudah-mudah saja, cukup mengedit /etc/network/interfaces😀

pada keadaan default, settingan awalnya pasti menggunakan dhcp , maka dari itu pada interface akan tertulis :

auto lo
iface lo inet loopback

untuk membuatnya menjadi statik, cukup diberi keterangan mengenai : alamat IP, alamat network (netmask) dan gateway.
Jika Anda mengalami kesulitan untuk menentukan alamat tersebut, contek aja.. hehe…..😀
Namun, jika alamat-alamat tersebut telah Anda ketrahui, langkah-langkah ini bisa di SKIP !! — dari sini . (sampe rambu berikutnya :D)
coba peroleh IP secara dhcp :

# dhclient eth0

holaa, didapatlah IP secara otomatis. Kemudian tinggal ketikkan :

# ifconfig eth0

dan holaa didapatlah keterangan yang dibutuhkan, seperti :

eth1      Link encap:Ethernet  HWaddr 00:00:xx:xx:xx:xx
          inet addr:167.205.xxx.123  Bcast:167.205.xx.169  Mask:255.255.255.224
          inet6 addr: .......
dan bla.. bal.. bla...

dari situ, diperoleh netmasknya (Mask) : 255.255.255.224
kemudian, untuk mengetahui Gateway yang Anda pergunakan, bisa gunakan fasilitas “route” dan diperoleh alamat gateway . Misalnya :

# route -n

namun, fasilitas itu harus di install sebelumnya dan alternatif lain dapat menggunakan perintah “traceroute” (men-trace alamat yang di tuju) yang secara default telah terinstall di ubuntu. Misalnya :

# traceroute google.com

akan diperoleh respon :

traceroute: Warning: google.com has multiple addresses; using 74.125.67.100
traceroute to google.com (74.125.67.100), 30 hops max, 38 byte packets
 1  vampirex.xx.itb.ac.id (167.205.xx.xyz)  0.639 ms  0.472 ms  0.612 ms
 2  XXX-Cat6-xxx-2.ITB.ac.id (167.205.xx.xx)  0.596 ms  0.414 ms  0.386 ms
 3  XXX-Cat6-xxx-1.ITB.ac.id (167.205.xx.xx)  0.983 ms  1.161 ms  0.990 ms
^C
bla.. bla... (yang penting dapet paling atas point 1)

jadi, diperoleh lah ketiga komponen yang diperlukan . Dan batas SKIP tadi sampai sini, he..😀
kemudian tinggal settingan interfacesya : misal editor mcedit😀

#mcedit /etc/network/interfaces

kemudian tambahkan alamat statik jadi konfigurasi seperti ini :

# The loopback network interface
auto lo
iface lo inet loopback

# The primary network interface

auto eth0
iface eth0 inet static
        address 167.205.xxx.x1
        netmask 255.255.255.224
        gateway 167.205.xx.xyz

setelah itu, setting statik di routernya tentu saja agar tidak terjadi IP Conflik !😀
caranya, masuk ke router kemudian :
tinggal tambahkan di DHCP nya , di file /etc/dhcp3/dhcpd.conf

#mcedit /etc/dhcp3/dhcpd.conf

kemudian tambahkan :

host nama_host_Anda             {hardware ethernet 00:0C:2X:8X:x9:xx; fixed-address 167.205.xx.x1;}

dan sekarang PC anda statik IP nya😀

One Comment leave one →
  1. Januari 23, 2010 5:47 pm

    thanks for share sist.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: