Skip to content

Dasar Pemprograman: Struktur, Proses Perulangan

Juli 28, 2008

Proses berulang adalah suatu intruksi yang dilakukan berkali-kali jika memenuhi kondisi tertentu dan akan berhenti sesuai dengan kondisi yang ditetapkan karena pada prosesnya perulangan ini mengubah keadaan sehinnga ketika mencapai sutau keadaan yang telah ditetapkan untuk berhenti, proses akan berhenti.

Struktur perulangan ada tiga, yaitu:

1. Struktur do{ …. } while( …. )

Pada instruksi ini, instruksi akan langsung dilakukan, baru setelah itu keadaan atau kondisi di periksa sehingga perintah ini selalu akan mengeksekusi yang diperintahkan. Intruksi ini akan mengahasilkan jumlah pelaksanaan yang sama dengan jumlah pengujian.

Contoh:


   int a =1;
     int b =0;

    do{

          print ("hallo");   //print hallo
          a--;       //nilai a menjadi 0, ubah keadaan
     }

   while (a > b)   //periksa nilai, ternyata false
                     karena syarat sudah tidak berhenti, perulangan pun berhenti                                        

 yang akan di eksekusi : hallo

2. Struktur While( …. ) { …. }

Pada instruksi ini, hal yang pertama dilakukan adalah pengecekan kondisi. Jika kondisi memenuhi maka perintah dilaksanakan. Dengan begitu, jumlah pelaksanaan lebih sedikit satu dari jumlah pengujian.

Contoh:

         int a=1 ;
          int  b =0 ; 

       while( a > b){      // cek kondisi, ternyata True
             print ("hallo");  // maka perintah dilaksanakan
              a -- ;      //ubah keadaan, nilai a = 0,
                          program kemudian kembali ke atas, cek kondisi, namun tidak terpenuhi
                          dan pengulangan berhenti. 

 yang akan di eksekusi : hallo

      }

3. Struktur for ( … ; … ; … ) { … }

Struktur ini biasanya digunakan untuk perulangan yang jumlah perulangannya sudah diketahui. Namun, dalam bahasa Java perulangan ini bisa juga dilakukan untuk jumlah yang tidak diketahui dengan memodifikasi parameternya. Untuk beberapa kasus, paremeter dapat dikosongkan.
Parameter perulangan ini ada tiga:

1. Inisialisasi Counter, yaitu variabel pengendali dan variabel ini akan terus berubah setiap pengulangan terjadi.

2. Syarat Perulangan, penulisan syarat ini dapat berdasarkan variabel pengendali ataupun variabel lain. Yaitu syarat agar proses pengulangan dilakukan

3. Update Counter, statement pengubah variabel, bisa ascending (menaik) ataupun descending (menurun)

Contoh:

    for( int i =0 ; i<5 ; i+=2 ){  //update keadaan, nilai i dari nol terus ditambah 2

             print ("hallo");

       }

 yang akan dieksekusi : hallohallohallo
5 Komentar leave one →
  1. si bolang permalink
    Agustus 1, 2008 6:02 pm

    jangan lupa juga perulangan generik kayak gini :

    int[] array = …
    for(int i : array){

    }

    hehehe, itu salah satu perulangan yang penting😀

  2. Agustus 2, 2008 5:53 am

    wah2 thx yah… baru tau…
    ada yg ky gt..😀

  3. si bolang permalink
    Agustus 2, 2008 6:17 am

    hehe, maklum perulangan itu baru ada sejak java 1.5, jadi kalo buku panduannya pake java 2, ga mungkin ada perulangan kaya gitu heehe😀

  4. Juli 7, 2009 11:56 am

    walah aku nyerah dah katanya ga bisa java ternyata pas aku liat wah wah bagus banget
    dan keren banget nweh ilmu yang kamu dapet

    ajarin aku ya cantik

  5. Juli 3, 2013 2:00 pm

    Hello, I wish for to subscribe for this web site
    to take hottest updates, so where can i do it please assist.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: