Proses berulang adalah suatu intruksi yang dilakukan berkali-kali jika memenuhi kondisi tertentu dan akan berhenti sesuai dengan kondisi yang ditetapkan karena pada prosesnya perulangan ini mengubah keadaan sehinnga ketika mencapai sutau keadaan yang telah ditetapkan untuk berhenti, proses akan berhenti.
Struktur perulangan ada tiga, yaitu:
1. Struktur do{ …. } while( …. )
Pada instruksi ini, instruksi akan langsung dilakukan, baru setelah itu keadaan atau kondisi di periksa sehingga perintah ini selalu akan mengeksekusi yang diperintahkan. Intruksi ini akan mengahasilkan jumlah pelaksanaan yang sama dengan jumlah pengujian.
Contoh:
int a =1;
int b =0;
do{
print ("hallo"); //print hallo
a--; //nilai a menjadi 0, ubah keadaan
}
while (a > b) //periksa nilai, ternyata false
karena syarat sudah tidak berhenti, perulangan pun berhenti
yang akan di eksekusi : hallo
2. Struktur While( …. ) { …. }
Pada instruksi ini, hal yang pertama dilakukan adalah pengecekan kondisi. Jika kondisi memenuhi maka perintah dilaksanakan. Dengan begitu, jumlah pelaksanaan lebih sedikit satu dari jumlah pengujian.
Contoh:
int a=1 ;
int b =0 ;
while( a > b){ // cek kondisi, ternyata True
print ("hallo"); // maka perintah dilaksanakan
a -- ; //ubah keadaan, nilai a = 0,
program kemudian kembali ke atas, cek kondisi, namun tidak terpenuhi
dan pengulangan berhenti.
yang akan di eksekusi : hallo
}
3. Struktur for ( … ; … ; … ) { … }
Struktur ini biasanya digunakan untuk perulangan yang jumlah perulangannya sudah diketahui. Namun, dalam bahasa Java perulangan ini bisa juga dilakukan untuk jumlah yang tidak diketahui dengan memodifikasi parameternya. Untuk beberapa kasus, paremeter dapat dikosongkan.
Parameter perulangan ini ada tiga:
1. Inisialisasi Counter, yaitu variabel pengendali dan variabel ini akan terus berubah setiap pengulangan terjadi.
2. Syarat Perulangan, penulisan syarat ini dapat berdasarkan variabel pengendali ataupun variabel lain. Yaitu syarat agar proses pengulangan dilakukan
3. Update Counter, statement pengubah variabel, bisa ascending (menaik) ataupun descending (menurun)
Contoh:
for( int i =0 ; i<5 ; i+=2 ){ //update keadaan, nilai i dari nol terus ditambah 2
print ("hallo");
}
yang akan dieksekusi : hallohallohallo


jangan lupa juga perulangan generik kayak gini :
int[] array = …
for(int i : array){
}
hehehe, itu salah satu perulangan yang penting
Comment by si bolang — August 1, 2008 @ 6:02 pm |
wah2 thx yah… baru tau…
ada yg ky gt..
Comment by cha — August 2, 2008 @ 5:53 am |
hehe, maklum perulangan itu baru ada sejak java 1.5, jadi kalo buku panduannya pake java 2, ga mungkin ada perulangan kaya gitu heehe
Comment by si bolang — August 2, 2008 @ 6:17 am |
walah aku nyerah dah katanya ga bisa java ternyata pas aku liat wah wah bagus banget
dan keren banget nweh ilmu yang kamu dapet
ajarin aku ya cantik
Comment by apeh ibed — July 7, 2009 @ 11:56 am |